"Jadillah hati yang paling lembut, semangat yang paling tinggi, pengorbanan yang paling tulus , ukhuwah yang paling hangat, pengabdian yang paling ikhlas."

— (Ust. Rahmat Abdullah)

(Source: inihenihandayani)

Seakan Belum Lama

Seakan belum lama, 28 Desember 1989 terlahir di dunia ini..

Seakan belum lama, foto bersama teman-teman TK angkatan 1996 itu..

Seakan belum lama, wisuda ala kadarnya di Sekolah dasar tahun 2002..

Seakan belum lama, masa-masa penuh tantangan Sekolah Menengah.. 2002-2005

Seakan belum lama, masa remaja putih abu-abu.. 2005-2008

Seakan belum lama, menjadi mahasiswa.. 2008 - kini..

Baru kemarin, Januari 2012, kini Juni kan menjelang..

Seakan belum lama cerita lama..

Episode cerita baru akan dimulai..

Masa-masa itu, datang pagi-pagi, mungkin ada yang belum mandi, hanya untuk datang mengisi absensi.. (Mahasiswa baru)
Masa-masa itu, bemain-main dengan tugas, badan pegal-pegal tak terasa, yang ada hanya canda dan tawa.. (Mengerjakan tugas)
Masa-masa itu, saat menjelajah kota, riang gembira, menikmati suasana bersama.. (Kuliah lapang)
Masa-masa itu, sibuk sendirian, copy catatan teman, belajar mati-matian… (Ujian)
dan masa-masa kini, sendiri-sendiri, sibuk mengerjakan skripsi… (Skripsi)
Aku hanya rindu, masa-masa itu.. ^_^” (Geografi 2008)

Masa-masa itu, datang pagi-pagi, mungkin ada yang belum mandi, hanya untuk datang mengisi absensi.. (Mahasiswa baru)

Masa-masa itu, bemain-main dengan tugas, badan pegal-pegal tak terasa, yang ada hanya canda dan tawa.. (Mengerjakan tugas)

Masa-masa itu, saat menjelajah kota, riang gembira, menikmati suasana bersama.. (Kuliah lapang)

Masa-masa itu, sibuk sendirian, copy catatan teman, belajar mati-matian… (Ujian)

dan masa-masa kini, sendiri-sendiri, sibuk mengerjakan skripsi… (Skripsi)

Aku hanya rindu, masa-masa itu.. ^_^” (Geografi 2008)

Pergerakan seorang anak laki-laki etnis Arab yang masih TK, ^__^

Pergerakan seorang anak laki-laki etnis Arab yang masih TK, ^__^

Air dan Mentari #1

Terima kasih kepada air yang datang memberi harapan pada Mentari untuk tetap tumbuh. Ketika di malam hari sinar surya tak didapatkan, air masuk meresap ke dalam tanah, mengalirkan mineral-mineral dalam tubuh Mentari melalui akarnya. 

"Ia membuatku menemukan jawaban sendiri, tanpa pernah ia mengatakan apa jawabannya.
Ia bukan alat penjawab pertanyaan, tapi ia menunjukkan jalan untuk menemukan jawaban yang diperlukan.
Itulah pembimbing."
"Tak ada kata terlambat, semua terjadi pada saat yang tepat"
"Wanita itu unik, mereka ingin kamu tahu bagaimana perasaannya, tapi mereka tak ingin mengatakannya padamu"

— [dunia pustaka, 2012] (via angestiyapinakesti)

(Source: kurniawangunadi, via nadhiranadhira)

nakarina:

Yuk saran kan adik2, kenalan atw siapun yg menjd maba UI u/ follow @adkesm_bemui utk tau n tny2 soal biaya kuliah, dll #mabaUI

Teledor

Keteledoran membuatku kehilangan banyak hal. Kehilangan barang, waktu, kesempatan, atau bahkan mungkin orang.

Jika lupa itu wajar, teledor adalah sebuah kesalahan.

Mungkin aku benar-benar tak menyesalinya pada masa-masa lalu, karena sering kali  sebuah keberuntungan pada akhirnya membuatku bertemu lagi dengan hal-hal yang hilang itu. Membuatku berpikir, “Ya sudahlah, Kalau masih jodoh nanti juga ketemu.” Memang benar, tapi bukan berarti terus-terusan akan begitu tanpa mengubah sikap untuk lebih hati-hati.

Ini berulang kali, kehilangan HP, HP sekarang sudah tiga kali hampir hilang ketinggalan di warung kantin FT, ketinggalan di tempat fotocopyan, ketinggalan di indomaret, Netbook ini juga pernah ketinggalan di rumah makan yang agak jauh dari rumah, flashdisk sudah hilang berapa jumlahnya lupa, pulpen dan pinsil mungkin sudah puluhan atau bahkan ratusan yang hilang. Benar-benar teledor. Mungkin mudah bagiku mengikhlaskannya dengan berkata, “Ya sudah ga papa, memang bukan rejekinya.” Aulia, itu bukan masalah rejeki atau tidak rejeki, ini masalah bagaimana kita menjaga pemberian Allah dengan sebaik mungkin. Teledor artinya tidak bisa menjaga apa yang sudah diberikan Allah kepada kita. Kalau begitu, teledor bisa juga dikatakan tidak amanah. 

Baiklah, coba renungkan lagi. Apa yang bisa dilakukan untuk menghilangkan atau berusaha mengurangi kesalahan ini. Tenang, jangan tergesa-gesa, cobalah untuk lebih peduli pada hal-hal kecil, teliti, cermat, dan letakkan segala sesuatu pada tempatnya seperti biasa. 

…………

Semoga Allah mengampuni, dan mempertemukanku kembali dengan kotak pinsil kuning kesayangan yang di dalamnya ada flashdisk dan mp3 pemberian teman. Ya Allah, semoga ini menjadi perenungan terdalam yang bisa mengubahku untuk benar-benar memperbaikinya. 


30 menit berlalu setelah tulisan di atas selesai.

Taraaaaaaaaaaaaaa, ternyata kotak pensilnya ada di atas kasur, nyelip di antara selimut. Hehehe, Alhamdulillah, doanya langsung dikabulkan Allah. Terima kasih ya Allah, Engkau selalu baik pada hamba-hambamu. :) ^0^v Peace